Newsflash

Pilih bahasa

Login Form



RSUD Hj. ANNA LASMANAH BANJARNEGARA
PENYULUHAN KESEHATAN MELALUI RADIO PDF Print E-mail
Written by RSUD Admin 1   
Saturday, 20 January 2018 13:06

 

"Akhir-akhir ini berita kasus bullying di Indonesia kembali marak diberitakan. Bahkan menurut beberapa harian online, Indonesia menduduki peringkat tertinggi kasus kekerasan di sekolah, yaitu sebanyak 84 persen. Angka ini berdasarkan data yang dirilis Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menurut survei International Center for Research on Women (ICRW). Angka ini jauh lebih tinggi dari Vietnam (79 persen), Nepal (79 persen), Kamboja (73 persen), dan Pakistan (43 persen). Diperkirakan  7 dari 10 anak di Indonesia pernah mengalami bullying atau kekerasan baik dalam bentuk fisik, verbal maupun psikis. Angka  kongkrit kasus bullying di Banjarnegara sendiri belum diketahui pasti. Namun ada kecenderungan kasus tersebut sebagai fenomena gunung es, dimana yang dilaporkan hanya sebagian kecil dari banyak kasus yang sebenarnya terjadi." Gones SaptowatiS.Psi, MA Psi menjelaskan kepada pendengar radio pada saat talkshow Jendela Informasi Wanita (JELITA) RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara dan Radio Suara Banjarnegara, Sabtu 20 Januari 2018 dengan tema deteksi dini bullying dan pengelolannya.

Menurut beliau bullying atau perundungan adalah tindakan mengintimidasi seseorang melalui sikap, tindakan, dan perkataan. Sebuah perilaku dikatakan merundung atau membuly jika adanya power imbalance (posisi tidak setara), adanya pihak yang lebih kuat dari lainnya dan adanya salah satu pihak yang disakiti dengan sengaja, terjadi berulang dalam kurun waktu tertentu dan berintensi. Beberapa alasan orang melakukan bullying kurang peka/kurang empati, mencari perhatian, modelling perilaku keluarga, mendapatkan reward karena membully, tidak ada kontrol emosi, merasa tak berdaya, orang lain juga membully, serta adanya rasa cemburu atau frustasi.

Dampak psikis bullying diantaranya: hilang fokus dalam belajar, mengalami luka yang tidak wajar, muncul perilaku yang tidak biasa, sering kehilangan barang-barang, perubahan pola makan, rendah diri berlebihan, lebih sering menyendiri saat ada aktivitas bersama, tidak mampu mengontrol emosi (marah berlebihan, sedih berlebihan), dan tidak mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan sosial/sekolah. Dampak lainnya yang bisa terjadi yaitu kesulitan untuk tidur, mengompol, mengeluh sakit kepala atau sakit perut, tidak nafsu makan atau muntah-muntah, takut pergi ke sekolah, sering pergi ke UKS, menangis sebelum dan sesudah sekolah, tidak tertarik pada aktivitas sosial yang melibatkan murid lain, sering mengeluh sakit sebelum pergi ke sekolah pada guru, harga diri yang rendah, perubahan drastis pada sikap, cara berpakaian atau kebiasaan dan adanya luka lecet.

Untuk mengelola bullying yang terjadi di sekolah dapat dilakukan antara lain dengan mengamati perilaku anak yang menjadi korban, memenuhi kebutuhan emosionalnya (kebutuhan untuk didengarkan dan dihargai), serta selalu terhubung dengan orang tua. Sedangkan bagi pelaku dilakukan dengan memberikan konseling lebih lanjut karena bisa jadi pelaku sebenarnya juga adalah korban, serta memberikan konsekuensi logis dari perilakunya.

Kebanyakan yang terjadi pelaku bullying juga pernah dibully sehingga melakukan tindakan balas dendam dengan membully orang lain. Intinya adalah pelaku bully sendiri kemungkinan besar memiliki luka batin yang belum terobati. Demikian juga dengan korban yang juga akan mendapatkan luka batin, bahkan nekat bunuh diri. Apabila dibiarkan terus terjadi, tentu rantai ini tak akan pernah putus. Hanya orang yang berhati besarlah yang mampu memutusnya. Dalam arti berhati besar untuk mampu memaafkan orang yang membullynya lalu tidak melakukan hal yang sama ke orang lain.

Untuk mencegah dan mengatasi tindak kekerasan (bullying) dapat dilakukan dengan mengembangan suasana yang humanis baik di lingkungan rumah, sekolah maupun pergaulan sehari-hari, kembangkan budaya teman sebaya yang positif, kembangkan dan tegakkan aturan sekolah, serta mengembangkan hubungan positif antar individu maupun dengan masyarakat sekitarnya.

Bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut bisa datang ke RSUD Hj. Anna Lasmanah di Jl. Jenderal Sudirman No. 42 Banjarnegara, bagi pasien lama bisa mendaftar secara online di www.rsudhjannalasmanah.com

 
PENYULUHAN KESEHATAN DI POLI RAWAT JALAN RSUD Hj. ANNA LASMANAH BANJARNEGARA PDF Print E-mail
Written by RSUD Admin 1   
Saturday, 20 January 2018 08:36

Pada Tanggal 17 Januari 2018, Tim PKRS RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara kembali melaksanakan penyuluhan secara kelompok di Poli Rawat Jalan RSUD Hj. anna Lasmanah Banjarnegara, kali ini mengambil tema "Cara Penyimpanan Obat Yang Baik dan Benar" dengan narasumber Drs. Adi Suprapto.

Dengan adaya penyuluhan ini, pengunjung dan pasien poli rawat jalan akan mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan tentang kesehatan sambil menunggu panggilan obat dan kasir Rawat Jalan.

Bisa juga menanyakan hal hal yang ingin ditanyakan seputar kesehatan sesuai dengan tema yang sedang diberikan. Bagi yang malu atau tidak sempat bertanya tetapi membutuhkan informasi seputar obat bisa berkonsultasi dengan Tim Konsultasi Obat RSUD Hj. anna Lasmanah Banjarnegara setiap hari senin s/d sabtu jam 08.00 WIB di Jl. Jenderal Sudirman No. 42 Banjarnegara Telp. ( 0286 ) 591464 dan untuk menyingkat antrian bisa mendaftar secara online di www.rsudhjannalasmanah.com

Last Updated on Saturday, 20 January 2018 08:55
 
Pertemuan Rutin Paguyuban Diabetesi RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara PDF Print E-mail
Written by RSUD Admin 1   
Tuesday, 16 January 2018 09:00

PERTEMUAN RUTIN PAGUYUBAN DIABETESI RSUD Hj. ANNA LASMANAH BANJARNEGARA DENGAN AGENDA KEGIATAN PEMERIKSAAN GULA DARAH DAN TENSI PENYULUHAN KESEHATAN DENGAN TEMA ULKUSOLEH dr. LATIFA HESTI P, M.Kes, TANYA JAWAB DAN SHARING PENDAPAT ANGGOTA DIABETESI PADA HARI SABTU 13 JANUARI 2018 DI AULA RSUD Hj. ANNA LASMANAH BANJARNEGARA.

 
Psikotes Anggota Panwaslu Kabupaten Banjarnegara PDF Print E-mail
Written by RSUD Admin 1   
Thursday, 11 January 2018 07:16

Psikotes 50 orang anggota Panwaslu Kabupaten Banjarnegara di aula RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara 10 januari 2018

 
DIFTERI DAPAT DICEGAH DAN DIOBATI PDF Print E-mail
Written by RSUD Admin 1   
Tuesday, 09 January 2018 11:29

"Bulan Desember 2017 ditandai dengan merebaknya penyakit difteri. Laporan penyakit ini berdatangan dari seluruh negeri, membuat jumlah kasus meningkat pesat hingga melebihi angka 700 sepanjang tahun. Tentu kejadian luar biasa yang menakutkan ini perlu diketahui oleh para orang tua." Dengan penuh semangat dr. Dyah P, M.Si, Sp.A menyampaikan materi tentang difteri di depan Farmasi satelit RSUD Hj. Anna Lasmanah yang rutin dilaksanakan setiap hari selasa jam 08.30 WIB.

 

"Dengan imunisasi DPT bisa mencegah terjadinya Difteri pada anak, sehingga orang tua harus mengimunisasikan anaknya sesuai jadwal agar bisa terhindar dari penyakit yang berbahaya." dr. Ita menjelaskan dengan sangat gamblang berbagai informasi tentang Difteri

Beliau juga menjawab beberapa pertanyaan dari pengunjung dan penunggu pasien yang bertanya tentang penyakit difteri.

Bagi yang masih membutuhkan informasi lebih lengkap dan ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis anak tentang penyakit difteri ini atau tentang seputar pertumbuhan dan perkembangan anak bisa datang ke poli tumbuh kembang anak RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara setiap hari Senin - Sabtu jam 08.00 WIB s/d selesai di Jalan Jenderal Sudirman No. 42 Banjarnegara.

 
Penandatanganan Kontrak Kerja Pegawai Tidak Tetap RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara Tahun 2018 PDF Print E-mail
Written by RSUD Admin 1   
Monday, 08 January 2018 10:10

Senin, 8 Januari 2018 seluruh Pegawai Tidak Tetap RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara berkumpul di Aula RSUD untuk menandatangai Kontrak Kerja Pegawai Tidak Tetap Tahun 2018 sebagai dasar untuk melaksanakan tugas di RSUD selama satu tahun yang akan datang.

Sebelum penandatangan kontrak Pegawai Tidak Tetap diberi pengarahan oleh Direktur RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara yang intinya untuk meningkatkan kedisiplinan, kerapian dan keramahan dalam melaksanakan tugas, baik yang bagian pelayanan maupun yang bagian administrasi.

Dengan meningkatnya kinerja seluruh pegawai RSUD maka, kinerja dan pelayanan RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara sesuai dengan motto RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara "MANTAP MELAYANI".

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 12