TIPS CARA MENGURANGI DAN MENCEGAH GEJALA VERTIGO

Vertigo merupakan suatu gejala dengan sensasi diri atau pusing tuju keliling terasa berputar yang terjadi secara tiba tiba. Selain pusing gejala yang mungkin menyertai vertigo al mual, muntah, gerakan mata yang tidak normal atau menyentak, sakit kepala,berkeringat dan bunyi dering ditelinga atau gangguan pendengaran/ berdenging. Vertigo bisa menjadi keluhan yang bersifat sementara, kronis maupun gejala dari kondisi medis tertentu.

Penyebab Vertigo adalah Perubahan posisi secara tiba tiba, Migrain atau sakit kepala tidak tertahankan, Stroke, Penyakit meniere (gangguan yang menyerang telinga bagian dalam), Gangguan pada otak, misalnya tumor, Obat obatan tertentu  yang menyebabkan kerusakan telingga,Trauma atau luka dikepala dan leher.

Faktor Resiko Vertigo  adalah Berusia lebih dari 50 tahun, Wanita, Pernah atau sedang mengidap luka di kapala / kecelakaan, Sering menggunakan obat abatan tertentu, Memiliki infeksi pada telinga, Sedang stres berat, Sering mengkonsumsi alkohol  (dapat mempengaruhi komposisi cairan ditelinga dalam)

Vertigo ternyata berhubungan dengan stres fisiologik tubuh yang dipaksa  bekerja keras melebihi kemampuan. Penyelesaiannya tidak dengan minum obat karena hanya bersifat sementara.

Tips Cara Mengurangi dan Mencegah Gejala Vertigo :

  1. Merngatur Pola Makanan  : Meningkatkan asupan serat dan pangan nabati dan selalu merehidrasi tubuh (terbukti dapat meminimalkan sensasi vertigo), Memiliki kadar vitamin D yang baik (dapat mencegah kejadian vertigo berulang,  [ aktivasi vitamin D dengan sinar matahari ], mengurangi makanan dan minuman yang banyak mengandung gula, garam juga kafein, Konsumsi air jahe dan madu secukupnya.
  2. Hindari Gerakan kepala yang Tiba tiba : contoh bagun tidur kaget ada yg   memanggil langsung lari. Harusnya duduk berlahan baru bangun keluar
  3. Segera duduk tegak  saat terasa pusing ketika sedang  berdiri : Hindari mendongak, berjongkok dan membungkuk karena akan menambah pusing.
  4. Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari tubuh : Posisi kepala haruslah strategis, harus berada pada sudut yang mencegah terjadinya tekanan dari penumpukan  cairan atau pengendapan pada kotoran pada telinga bagian dalam
  5. Mengerakkan kepala secara berlahan lahan : Gerakan kepala perlahan keatas kebawah , kekanan kekiri, serong kanan serong kiri , gerakan memutar kekanan kekanan kekiri 3x masing masing— melemaskan otot otot yang kaku.

Kegiatan Unit Promosi Kesehatan Masyarakat RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara dengan Narasumber : Peni Haryanti (Nutrisionis)

Mungkin Anda juga menyukai