GANGGUAN PENGLIHATAN PADA LANSIA

Semangat pagi mitra healthier,

Kegiatan edukasi di pertemuan rutin Paguyuban Diabetesi edisi Sabtu, 12 Juni 2021 diisi oleh dr. Andi Surahmat, Sp.M, salah satu dokter spesialis mata di RSUD Hj. Anna LAsmanah Banjarnegara. Materi yang disampaikan adalah terkait gangguan penglihatan pada lansia.

Lansia (Lanjut Usia) menurut WHO

  • Pertengahan (middle age) 45 -59 tahun
  • Lanjut usia (Elderly) 60-74 tahun
  • Lanjut usia tua (old ) 75-90 tahun
  • Usia sangat tua ( > 90 tahun)
  • Lansia -> meningkatnya kasus penyakit kronik karena faktor penuaan

Proses kemunduran fungsi tubuh atau degeratif merupakan proses alamiah tubuh manusia yang harus diperhatikan setiap orang. Proses ini akan berdampak terjadinya berbagai penyakit, diantaranya:

  1. Presbiopia
    • Presbiopia merupakan penurunan lensa mata berfokus pada objek yang berjarak dekat. Penyakit ini biasa disebut “mata tua” dan kebanyakan dialami oleh orang berumur > 40 tahun. Alat bantu yang bisa digunakan untuk mengurangi efek yaitu dengan menggunakan kacamata baca
  2. Katarak
    • Gejala katarak :
      1. Kekeruhan lensa mata
      2. Pandangan kabur berkabutbuta
      3. Tidak sakit tidak merah
      4. bisa bayitua
      5. Diabetes, hipertensi, merokok, obat-obatan, trauma, radang
    • Pandangan Mata Penderita Katarak
  3. Glaukoma
    • Gejala
      • Pencuri penglihatan
      • Gangguan saraf krn tekanan bola mata tinggi
      • Buta permanen
      • Kontrol rutin evaluasi dan pengobatan
      • Pandangan penderita glaukoma
  4. Retinopati Diabetika
    • Gejala
      • Komplikasi diabetes
      • gangguan pembuluh darah retina
      • Pandangan kabur
      • Kontrol gula, evaluasi rutin, obat, suntik, laser, operasi
    • Pandangan penderita retinopati diabetika

(Disampaikan oleh dr. Andi Surahmat, Sp.M saat edukasi kesehatan di Paguyuban Diabetesi RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara)

Mungkin Anda juga menyukai