NUTRISI SELAMA KEHAMILAN

Nutrisi selama kehamilan sangat penting, karena nutrisi yang baik membantu ibu hamil menangani tuntutan ekstra pada tubuh saat kehamilan berlanjut. Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan janin dan menjaga berat badan yang sehat.

Banyaknya makanan yang harus kita konsumsi selama kehamilan akan berbeda setiap individu. Seringkali kita menyebutkan bahwa ibu hamil harus makan dua kali lipat untuk mencukupi kebutuhan dua orang (ibu dan janinnya). Hilangkan pemikiran tersebut. Jika ibu hamil dengan satu janin, dibutuhkan tambahan 340 kalori per hari mulai dari trimester kedua (dan sedikit lebih banyak pada trimester ketiga). Itu kira-kira jumlah kalori dari segelas susu skim dan setengah sandwich. Wanita yang mengandung anak kembar harus mengonsumsi sekitar 600 kalori ekstra sehari, dan wanita yang membawa bayi kembar tiga harus mengonsumsi 900 kalori ekstra sehari.

Vitamin dan mineral memainkan peran penting dalam semua fungsi tubuh. Makan makanan sehat dan mengonsumsi vitamin prenatal setiap hari harus menyediakan semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan selama kehamilan.  Banyak vitamin prenatal yang harus dikonsumsi setiap hari harus disesuaikan dengan kebutuhan. Konsultasikan dengan dokter kandungan atau penyedia pelayanan kebidanan lainnya untuk jumlah yang pasti. Jangan mengonsumsi lebih dari jumlah vitamin prenatal yang disarankan per hari. Beberapa bahan multivitamin, seperti vitamin A, dapat menyebabkan cacat lahir pada dosis yang lebih tinggi. Selama kehamilan ibu hamil juga membutuhkan asam folat, zat besi, kalsium, vitamin D, kolin, asam lemak omega-3, vitamin B, dan vitamin C.

Kenaikan berat badan tergantung pada kesehatan ibu hamil dan indeks massa tubuh (BMI) sebelum hamil. Jika ibu hamil kekurangan berat badan sebelum hamil, maka harus menambah berat badan lebih dari seorang wanita yang memiliki berat badan normal sebelum kehamilan. Jika kelebihan berat badan atau obesitas sebelum kehamilan, ibu hamil harus menambah berat badan lebih sedikit. Jumlah kenaikan berat badan berbeda menurut trimester:  Selama 12 minggu pertama kehamilan (trimester pertama) ibu hamil mungkin hanya mendapatkan 1 hingga 5 pon atau tidak sama sekali. Jika ibu hamil memiliki berat badan yang sehat sebelum kehamilan, maka harus menambah setengah pon hingga 1 pon per minggu pada trimester kedua dan ketiga.

Kelebihan berat badan selama kehamilan dikaitkan dengan beberapa komplikasi kehamilan dan persalinan, termasuk tekanan darah tinggi, Preeklamsia, Kelahiran prematur, dan diabetes gestasional.  Obesitas selama kehamilan juga meningkatkan risiko: Makrosomia, Cedera lahir, Kelahiran caesar, Cacat lahir, terutama cacat tabung saraf (NTDs)

Sumber: “Nutrition During Pregnancy | ACOG” https://www.acog.org/womens-health/faqs/nutrition-during-pregnancy

Disampaikan oleh dr. Annisa Pelita Harti, Sp.OG

Mungkin Anda juga menyukai